menabung

Kamis, 13 Oktober 2011

Satu tema yang menjadi bahan kuliah kita tadi pagi. Adalah sakubun, mata kuliah yang bisa dengan gamblang diartikan sebagai “mengarang”, hari ini membiarkan kita untuk berkutat dengan tema “menabung”. Hooo, tentu saja teman-teman sudah tak asing dengan satu kata ini. Iya, kan? Oke, tak asing bukan berarti akrab dengan kegiatan ini, bukan? Saya yakin, masih ada dari kita yang jauh dari kebiasaan ini. Saya salah satunya. Nah, di mata kuliah sakubun tadi, kita diminta untuk menuliskan pendapat kita. Apakah kita termasuk orang yang gemar menabung untuk masa depan, atau mempergunakan uang tersebut untuk hal-hal yang kita inginkan di masa sekarang. Intinya, apakah kita mempergunakan uang itu untuk jangka panjang, atau jangka pendek.

Walau saya bukan aliran orang yang gemar menabung, sedikit kaget ketika hanya tujuh orang dari empat puluh mahasiswa di kelas yang membiasakan diri menabung. Yang lainnya, termasuk saya, adalah alirang yang ogah menabung, atau dengan kata lain, suka mempergunakan uang untuk kebutuhan masa kini.

Menabung. Sebenarnya saya rindu dengan istilah tersebut. Mengingat sudah lama sekali saya tak lagi mempraktekkannya. Dulu, saat saya masih SD, saya dibiasakan oleh romo untuk selalu menyisihkan uang saku, dan menyimpannya di BANK, sebulan sekali. Untuk ukuran zaman itu, saya menabung minimal lima puluh ribu rupiah per bulannya. Jumlah yang lumayan besar. Apalagi saya sering dibiarkan untuk menyetorkan sendiri uang tersebut ke BANK. Dan saya akan menikmati orang-orang yang takjub melihat saya, bocah SD, menabung sendiri dengan gagahnya. Tapi, entah sejak kapan kebiasaan baik itu lenyap. Mungkin seriring dengan mendewasanya saya, romo pun semakin sibuk, dan tak lagi sempat untuk mengingatkan saya akan pentingnya menabung. Alhasil, jadilah saya yang tak lagi ingat untuk apa menabung. Dan kebiasaan itu, lenyap benar-benar.

Bagaimana dengan teman-teman? Apakah teman-teman masih setia dengan menabung? Atau sama seperti saya, yang sudah lupa pentingnya menabung?

Saya memang tak lagi menabung di BANK, dalam jangka waktu panjang. Namun, saya masih berusaha untuk berhemat. Seringkali, jika ada benda yang saya butuhkan (saya hanya membeli barang yang saya butuhkan, bukan inginkan) saya akan mengambil uang saku saya untuk saya belikan itu benda, dan selanjutnya saya akan menghemat untuk mengganti si uang itu. Caranya? Tentu saja dengan menghemat ala anak kos ; mengurangi jatah makan. Ingin sekali memiliki uang sendiri agar jika saya ada barang yang butuh dibeli, tak usah merengek pada romo yang dasarnya sudah terengah-engah membiayai hidup kami. Suatu saat, semoga…

Tentu saja ada keinginan untuk kembali menabung, setelah tema tadi terhadirkan. Menyadarkan kembali saya, dan teman-teman di kelas juga, bahwa menabung itu penting ; mau tak mau. Karena, memang tak akan terduga akan seperti apa masa depan kita. Tentu saja si tabungan akan sagat dapat berperan untuk hal-hal tak terduga itu. Apa itu sekolah, menikah, keperluan keluarga, dan lainnya. Namun, jika saat ini kita butuh membeli barang, ya jangan sayang juga untuk mengeluarkan si uang.

Karena toh intinya, kita menabung adalah untuk mencukupi kebutuhan yang penting. Jadi, meski kita menabung baru dua bulan, tapi kita sudah butuh untuk membeli kamera, ya beli saja. Toh jika itu dirasa perlu untuk saat ini, untuk apa menunggu nanti. Iya, kan? Intinya, sesuaikan pengeluaran itu dengan kebutuhanmu. Jangan karena alasan menabung, lalu mengesampingkan kebutuhan saat ini. Tidak baik juga, kan? Kita mempersiapkan masa depan kita dengan masa kini yang kosong. Toh, kalau ada rezeki, bukan tak mungkin di masa mendatang Allah akan mencukupkan lagi.

Jadi, menabung atau tak menabung, yang penting hemat. ^_^

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.