bikin teh, yuk!

Jumat, 14 Oktober 2011

 

Hai, saya baru saja memulangkan diri setelah seharian berlayar di luar. Ya, setelah tadi mulai melangkah pukul tujuh pagi (oke, telat setengah jam) menuju TK Al Hasanah tercinta. Tempat sekarang saya bisa bertemu dengan manusia-manusia kerdil tersayang. Ada Fatah, Biyu, Eko, Akmal, Andrian, Faiz, Dika, Jingga, Tiara, Lala, Imeh, dan yang lainnya. Terhitung lima minggu, sampai hari ini, saya (bisa dibilang) menjadi guru di sana, teman si anak-anak manis itu.

Menunggu Jumat, salah satu hal yang membuat saya bersemangat. Ya, kembali berkumpul dengan wajah-wajah ceria penuh gelak tawa itu. Rasanya, tak lagi ada alasan untuk bersusah hati. Mereka akan dengan sukses membuat hati kita berbunga-bunga. Pun tadi pagi ketika saya sempat merasa sedikit pusing. Sedikit ragu akan kemaksimalan saya hari ini. Tapi, mujrab sekali senyum dan suara makhluk mungil itu. Begitu saya melangkahkan kaki ke dalam kelas, mereka bersegera menyerbu tangan saya mengajak bersalaman. Seketika rasa tak enak yang sedari tadi menggelayut, musnah terganti pekik bahagia, menyahut satu-satu salam mereka. Dan setelah itu, senyum saya pun tak sudah-sudah.

Berada di sekeliling anak-anak yang senantiasa polos dan memancarkan keceriaan, agaknya menjadi obat mujarab segala bentuk ketidakenakan hati. Benarlah itu. Apapun yang tengah mengganggu pikiranmu. Maka, ketika kau berada di tengah mereka, energi positif itu akan kembali menjalari tubuhmu, dan segarkan otakmu. So, menyenangkan sekali berada di tengah-tengah makhluk mungil seperti mereka.

Hari ini, kami membuat teh. Adik-adik sangat antusias ketika saya mengajarkan tepuk bikin teh. Ya, semua materi dan lagu-lagu yang saya praktekkan di TK ini memang saya adaptasi langsung dari apa yang saya dapat selama di PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB. Mereka, membawa gelas plastik dan sendok, sebagai persiapan membuat teh. Menyaksikan binar-binar mata mereka yang cemerlang sembari dengan bangga memamerkan gelas masing-masing, siapa yang tak bahagia? Si anak-anak itu, benar-benar sudah siap dan sangat semangat, ingin tahu bagaimana caranya membuat teh. Dan jadilah….kita praktek bikin teh!

ambil cangkir,

isi air,

celupcelup,

kasih gula,

adukaduk, adukaduk, adukaduk,

minum deeeeeeh….

Satu-satu adik-adik praktek didampingi kita tentu saja. Mulai dari menuang air panas (yang telah menjadi hangat setelah dicampur air ingin) ke dalam gelas, mencelupkan teh, memberi gula, sampai mengaduk-aduknya, adik-adik lakukan sendiri dengan semangat dan tertib. Senaaaaaaaang…..sekali melihat itu. Ada rasa bangga dan puas tentu saja. Setelah itu, teh manis buatan mereka yang sedianya kami maksudkan untuk mereka berikan pada ibu atau siapapun yang mengantar mereka ke sekolah, malah mereka habiskan sendiri. Hihihi, lucu sekali. Maka, jadilah si teh manis hangat itu pelengkap agenda makan istirahat mereka. Hohoho, tak ketinggalan, kami paa ibu guru pun turut meramu teh manis, dan menikmatinya di sela obrolan hangat.

Hari ini, sama istimewanya dengan Jumat-jumat lalu, ketika tawa-tawa kalian mulai melingkupi hidup saya.

Terima kasih, adik-adik….

Sampai jumpa Jumat depan

 

 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.